Materi “NAPZA” BSMR Kota Malang di SMP Al-Izzah, Kabupaten Batu

say no to napza

Pembinaan adik-adik BSMR SMP Al-Izzah tentang Napza memiliki tujuan untuk memberikan edukasi tentang berbagai jenis Napza yang dilarang dikonsumsi, dampak buruknya, aturan yang diberlakukan terhadapnya dan hukumnya di dalam Islam. Napza merupakan kependekan dari narkotika, alkhohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Pemakaian napza ini dibatasi karena merupakan zat psikoaktif yang memiliki sifat adiksi dan depensi yaitu menimbulkan kecanduan dan ketergantungan bagi yang menggunakan.

Narkotika menurut UU RI No 35/2009 adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat  menimbulkan ketergantungan. Diantaranya yang termasuk golongan narkotika adalah tanaman papaver, opium mentah, opium masak, opium obat, morfina, tanaman koka, daun koka, kokain mentah, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, damar ganja (+) turunannya. Psikotropika adalah zat atau obat, alamiah maupun sintetik yang bukan narkotika, berkhasiat psikoaktif  melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Akohol adalah minuman keras yang mengandung berbagai kadar ethanol di dalamnya. Terdapat tiga penggolongan minuman keras yaitu minuman keras golongan A dengan kadar alkohol 1-5 % (bir), minuman keras golongan B dengan kadar alkohol 5-20 % (anggur malaga, AO, dll), dan minuman keras golongan C dengan kadar alkohol 20-50 % (brandy, wisky, jenever, vodca). Zat adiktif lainnya diantara contohnya adalah rokok dan cafein.

IMG00627-20130316-0942

Setelah mengenal berbagai macam napza, adik-adik BSMR Al-Izzah dipahamkan mengenai bahaya penggunaan napza yang memberikan kerugian secara luas bagi kehidupan pribadi maupun sosial. Sebagai generasi penerus bangsa, peran remaja sangat krusial sehingga diharapkan tidak akan dirusak dengan penggunaan napza. Disisi lain, undang-undang telah mengatur dengan tegas tentang larangan penggunaan napza serta hukuman yang cukup berat bagi yang melanggarnya. Hal ini diantaranya disebutkan dalam  undang-undang No.8 tahun 1996 tentang Ratifikasi   Convention On Psichotropic Substances 1971  (Konvensi Tentang Psikotropika 1971), undang-undang no.5 tahun 1997 tentang psikotropika, undang-undang no.23 tahun 1992 tentang kesehatan, dan beberapa aturan perundang-undangan lain yang memuat tentang napza di dalamnya. Di dalam islam sendiri telah dengan tegas disebutkan bahwa hal-hal yang bersifat memabukan hukumnya adalah haram, maka sekali lagi tidak ada satu pun kebaikan yang dapat diambil dari penggunaan napza. Pemberian materi ini bertujuan untuk memberikan edukasi dini sehingga akan menghindarkan para remaja agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan napza.

created by: lina_BSMR

Materi NAPZA BSMR Kota Malang

About BSMR Kota Malang

Bulan Sabit Merah Remaja Kota Malang adalah lembaga yang memberikan pelayanan pelatihan medis dan keorganisasian pada remaja, yang berbasis di Kota Malang, Jawa Timur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

BSMR Kota Malang

Sahabat Remaja Muslim

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 8,763 other followers

%d bloggers like this: